Hari Santri Nasional, DPRD Sulsel Salurkan Aspirasi Masyarakat Terkait Penolakan UU Ciptaker

  • Whatsapp

Kumbanews.com – Bertepatan dengan Hari Santri Nasional, wakil ketua DPRD Sulsel Muzayyin Arif bersama Ketua dan beberapa anggota DPRD Sulawesi Selatan, menyampaikan aspirasi masyarakat Sulsel kepada pemerintah pusat melalui DPR RI.

“Kedatangan kami terkait pengesahan Undang-Undang Omnibus law Cipta kerja yang mendapat penolakan luas dari masyarakat. ‘Ada 19 elemen masyarakat yang sebelumnya menyampaikan aspirasi ke DPRD Propinsi Sulsel, “Ujar Muzayyin.

Bacaan Lainnya

Sebagai bagian dari dewan, aspirasi tersebut diteruskan ke DPR RI dan diterima langsung oleh DR.H.A.Akmal Pasluddin (Anggota DPR RI Kom IV – Fraksi PKS).

“Sebagai santri, tentu ini adalah momentum untuk menyegarkan ingatan kita bahwa negeri ini adalah amanah untuk kita jaga, kita rawat dan kita majukan berdasarkan prinsip prinsip ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan, dan keadilan sosial yang menjadi dasar negara kita. ‘terangnya.

Muzayyin mengungkapkan bila santri berada pada garda terdepan, mendorong sinergitas, kolaborasi dan saling menguatkan untuk menjaga NKRI dalam menghadapi berbagai tantangan saat ini dan masa depan.

“Pihaknya yakin dan percaya bahwa santri adalah agen perubahan yang tulang punggungnya untuk peradaban Indonesia yang lebih baik. Indonesia Sejahtera. Selamat Hari Santri Nasional 2020. “pungkasnya.

Selain Muzayyin juga hadir ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika, Andi Januar, Selle KS Dalle, Jhon Rende Mangontan dan lainnya. (*)

 

Pos terkait