Kumbanews.com – Upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi digelar di Arena Verona, Italia, Minggu (22/2/2026) malam waktu setempat. Dengan padamnya api Olimpiade, berakhir sudah rangkaian pesta olahraga musim dingin yang berlangsung selama dua pekan dan menyita perhatian dunia.
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kirsty Coventry, secara resmi menyatakan ajang tersebut ditutup. Dalam pidatonya, ia memuji dedikasi dan semangat para atlet yang berlaga di atas salju dan es.
“Kalian semua luar biasa, berani, dan penuh semangat. Kalian memberikan segalanya,” ujarnya.
Coventry menekankan bahwa nilai persahabatan, rasa hormat, dan solidaritas menjadi warisan penting dari perhelatan ini. Menurutnya, Olimpiade bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang yang menyatukan dunia melalui olahraga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tuan rumah Italia atas penyelenggaraan yang dinilai sukses, ditandai dengan arena penuh penonton dan atmosfer meriah sepanjang kompetisi di Milano dan Cortina.
Sesuai tradisi, estafet tuan rumah pun diserahkan kepada penyelenggara berikutnya. Dunia olahraga akan kembali berkumpul pada Olimpiade Musim Dingin 2030 yang dijadwalkan berlangsung di Pegunungan Alpen Prancis.
Meski api telah dipadamkan, semangat Olimpiade disebut akan terus menyala dan menginspirasi generasi muda untuk bermimpi dan berprestasi di panggung dunia.





