Di Hadapan Warga NU Jokowi Minta Indonesia Jangan Seperti Afghanistan

  • Whatsapp

Kumbanews.com – Presiden Joko Widodo membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu, 27 Februari 2019.

Ia meminta warga NU menjaga persatuan bangsa di Pemilu 2019, dan menghindari perasaan negatif yang bisa memicu perpecahan sesama anak bangsa.

Bacaan Lainnya

“Saya titip jangan sampai karena urusan pilihan bupati, gubernur, wali kota, urusan pilpres, kita ini tidak merasa saudara sebangsa dan setanah air. Hati-hati kalau ada rasa itu,” kata Jokowi.

Jokowi mengajak semua warga NU untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dan wathaniyah. Jangan seperti berbagai negara di timur tengah dan Asia yang pecah dan perang saudara seperti Afghanistan. Padahal jumlah suku mereka tak sebanyak Indonesia.

“Afghanistan hanya tujuh suku dibandingkan dengan Indonesia 714 suku. Bayangkan itu saja,” katanya.

Selama ini, menurut Jokowi, NU sudah memberikan kontribusi dalam merawat Indonesia. Sejarah membuktikan jamiyah NU selalu berada di garis depan bukan saja dalam merebut kemerdekaan namun dalam menjaga kesatuan.

“NU juga selalu jadi yang terdepan untuk cegah siapa pun yang ingin ganti dasar negara kita Pancasila. Yang coba pertentangkan Pancasila dan Islam. Karena bagi NU, Pancasila adalah solusi kebangsaan yang jadi konsensus,” tuturnya. (*)

Pos terkait