Kumbanews.com – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah dengan menghadirkan layanan bus sekolah listrik gratis bagi pelajar mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga para guru.
Program ini menjadi bagian dari implementasi visi Makassar MULIA: unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan, serta mendukung pengurangan emisi dan kemacetan di kota.
Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Makassar, Dr. Jusman, menjelaskan bahwa program bus sekolah ini merupakan upaya menyediakan sarana transportasi yang ramah lingkungan dan bebas biaya bagi peserta didik, sekaligus mendukung ketertiban proses belajar mengajar.
“Dalam mewujudkan Makassar Mulia, ada lima koridor bus sekolah yang telah kami siapkan untuk melayani wilayah strategis. Ini menjadi solusi bagi mobilitas pelajar yang lebih aman, nyaman, dan efisien,” ujarnya, Selasa (15/7/2025).
Lima Koridor Bus Sekolah Aktif di Makassar:
Koridor 1: Terminal Daya – Karebosi
Melayani 16 sekolah, melewati Jalan Perintis Kemerdekaan, Urip Sumoharjo, Gunung Bawakaraeng, RA Kartini, Kajaolalido, hingga Ince Nurdin.
Koridor 2: Terminal Malengkeri – Karebosi
Melayani 26 sekolah, melintasi Jalan Syekh Yusuf, BTN Minasaupa, Talasalapang, Alauddin, Tata Raya, Abdul Kadir, hingga Karebosi.
Koridor 3: Terminal Daya – Untia
Melayani 5 sekolah, dengan rute Jalan Kapasa Raya, Bonto Jai, Prof. Ir. Sutami, Terowongan, dan Salodong.
Koridor 4: Antang – Karebosi
Melayani 20 sekolah, dari kawasan Antang menuju Malengkeri, Alauddin, Pettarani, hingga Karebosi.
Koridor 5: Panakkukang – Karebosi
Melayani 12 sekolah, dimulai dari Toddopuli, Meranti, Pandang Raya, Boulevard, Adhyaksa Baru, Prof. Basalamah, Urip Sumoharjo, hingga Jalan Bandang dan Karebosi.
Jadwal dan Akses Informasi
Bus sekolah ini beroperasi setiap hari sekolah, dengan jadwal yang disesuaikan dengan jam masuk dan pulang siswa. Informasi lengkap mengenai titik naik dan jadwal bus dapat diakses melalui kanal resmi Pemerintah Kota Makassar atau dengan menghubungi Dinas Perhubungan Makassar secara langsung.
Dishub Makassar juga terus memastikan bahwa rute-rute yang dilayani telah mempertimbangkan dimensi jalan yang memadai, aksesibilitas bagi pelajar dari keluarga kurang mampu, dan efisiensi jarak tempuh.
“Harapannya, program ini membantu mengurangi beban biaya transportasi keluarga, mendukung pendidikan inklusif, dan tentu saja turut berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan,” tambah Jusman.
Pemkot Makassar pun mengajak seluruh sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal, sebagai upaya bersama menciptakan masa depan pendidikan yang lebih tertata, ramah lingkungan, dan berkeadilan sosial.(**)





