El Nino “Godzilla” Mengintai: Ancaman Kesehatan hingga Risiko Kebakaran Menguat

Kepala Dinas Kesehatan Depok, Devi Mayori, saat memberikan pemaparan terkait dampak fenomena El Nino ekstrem di Balai Kota Depok. (Istimewa)

Kumbanews.com – Ancaman fenomena cuaca ekstrem kembali menghantui. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak El Nino yang disebut-sebut sebagai “Godzilla”.

Fenomena ini diperkirakan tidak hanya memicu suhu panas ekstrem, tetapi juga membawa risiko serius bagi kesehatan hingga potensi kebakaran.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Mayori, menegaskan perubahan suhu drastis dapat menurunkan daya tahan tubuh dan memicu berbagai gangguan kesehatan.

“Tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi, keringat berlebih, hingga heatstroke, yaitu kondisi darurat akibat peningkatan suhu tubuh,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Tak hanya itu, cuaca panas ekstrem juga berpotensi meningkatkan kasus penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Sementara bagi penderita penyakit kronis, kondisi ini bisa memperparah hipertensi, gangguan jantung, hingga penyakit ginjal akibat kekurangan cairan.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghindari paparan polusi berlebih. Jika mengalami gejala akibat cuaca panas, warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Potensi Kebakaran Meningkat

Di sisi lain, DPKP Kota Depok memperkirakan fenomena El Nino ekstrem ini berlangsung sejak April hingga Oktober 2026. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko kebakaran, terutama akibat gangguan instalasi listrik di rumah.

Kepala Bidang Operasional DPKP Depok, Tesy Haryati, mengungkapkan suhu tinggi dapat menurunkan kualitas kabel listrik, khususnya yang sudah tua atau tidak sesuai standar.

“Panas ekstrem bisa memicu kerusakan instalasi listrik hingga menyebabkan korsleting,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, memastikan kabel dan peralatan elektronik dalam kondisi baik, serta tidak membebani listrik secara berlebihan.

“Langkah sederhana seperti pengecekan rutin dan penggunaan instalasi sesuai standar bisa mencegah kebakaran,” tegasnya.

 

Pos terkait