Kumbanews.com – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan yang digelar di Istana Negara pada Selasa malam (10/3/2026). Acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah tokoh agama dan pejabat negara.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB, Presiden Prabowo mengenakan baju koko putih dipadukan dengan peci hitam saat memasuki aula Istana Negara. Ia tampak didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Wakil Presiden Gibran.
Turut mendampingi dalam rombongan tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo menyempatkan diri menyalami sejumlah ulama dan pejabat tinggi negara yang telah hadir lebih dahulu.
Beberapa tokoh yang terlihat hadir antara lain ulama terkemuka M. Quraish Shihab, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, serta Ketua DPD Sultan Najamudin.
Selain itu, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga turut menghadiri acara tersebut. Di antaranya Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari Surah Al-Hasyr ayat 21 hingga 24 oleh qari muda Muhammad Zian Fahrezi.
Zian diketahui merupakan juara pertama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 yang digelar di Karbala, Irak, pada tahun 2026. Pembacaan ayat tersebut disertai saritilawah oleh Velly Syukron yang membacakan terjemahan ayat.
Dalam laporannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan harapan agar nilai-nilai Al-Qur’an terus menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan bangsa.
“Kita berharap Al-Qur’an terus menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan bangsa serta membangun kehidupan yang damai dan adil,” ujar Nasaruddin.
Acara peringatan Nuzulul Quran kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Quraish Shihab sebelum ditutup dengan doa bersama serta amanat Presiden Prabowo Subianto.





