Seleksi CPNS Masuk Tahapan Administrasi, Pelamar Capai 3,7 Juta Orang

  • Whatsapp
Seorang pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) memperlihatkan berkas pendaftaran lamarannya untuk dikirim di Kantor Pos Besar Medan, Sumatera Utara, Senin (15/10). Pengiriman berkas lamaran sebagai kelengkapan administrasi tersebut meningkat di kantor Pos terkait antusiasme masyarakat mengikuti tes penerimaan CPNS. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/nz/18

Kumbanews.com – Pemerintah tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas-berkas yang diajukan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, pelamar yang lulus seleksi administrasi akan diumumkan pada 21 Oktober 2018.

Bacaan Lainnya

“Selanjutnya mereka berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dimulai 26 Oktober 2018 hingga 17 November 2018,” ujar Ridwan di Kantor BKN Jakarta, Selasa 16 Oktober 2018.

Namun, kata Ridwan, jumlah pelamar yang berhak mengikuti SKD akan terus bertambah. Sebab, proses verifikasi dan validasi terhadap berkas pelamar masih dilakukan oleh masing-masing instansi. Pelamar diminta terus memantau portal SSCN atau website dari masing-masing instansi.

1. Pelaksanaan tes diupayakan dekat dengan domisili pelamar

Ridwan menjelaskan, tahapan selanjutnya adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan sekitar 22-28 November 2018. Sementara, pengumuman akhir direncanakan pada pekan pertama Desember 2018. Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) akan mengupayakan agar lokasi pelaksanaan SKD dan SKB dekat dengan domisili pelamar.

“Panselnas menyediakan lebih dari 219 lokasi tes yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar dia dilansir IDN Times.

2. Pelamar CPNS diimbau menghindari praktik KKN

Ridwan mengimbau agar para pelamar mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti rangkaian seleksi. Materi untuk tahapan SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas yang berbeda-beda menurut jenis formasinya.

Dia juga mengajak semua pihak mengawal dan menjaga proses seleksi CPNS 2018 agar berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya.

“Saya tegaskan agar masyarakat, khususnya calon pelamar tidak mempercayai apabila ada pihak-pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam penerimaan CPNS dimaksud, dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya,” ujar dia.

3. Pelamar seleksi CPNS 2018 mencapai 3,7 juta orang

Sementara, pelamar CPNS 2018 kini mencapai 3,7 juta orang. Namun, pelamar yang telah menyelesaikan pendaftaran hingga penutupan pada Senin 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB, baru mencapai 3.627.797 orang.

“Angka ini merupakan yang terbanyak dibanding dengan pelamar CPNS tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2014 mencapai 2,6 juta, sedangkan 2017 mencapai 2,4 juta,” kata dia.

Pos terkait