Wilayah Padat dan Rawan Gesekan, Kapolsek Tamalate Pilih Duduk Bersama Warga

Kapolsek Tamalate Kompol Muh. Thamrin berdialog langsung dengan Ketua RT dan RW Kelurahan Mangasa dalam suasana santai namun penuh makna. (Foto: istimewa)

Kumbanews.com – Di wilayah dengan puluhan ribu penduduk dan potensi konflik yang selalu mengintai, pendekatan kekuasaan semata tak lagi cukup. Dialog dan kehadiran langsung di tengah warga menjadi kunci menjaga ketertiban sosial.

Dengan pendekatan itu, Kapolsek Tamalate Kompol Muh. Thamrin memilih duduk satu meja bersama Ketua RT dan RW se-Kelurahan Mangasa dalam Tudang Sipulung, Selasa (6/1/2026). Pertemuan ini menjadi ruang mendengar, bukan sekadar memberi instruksi.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Warkop Daeng Matu’, Jalan Sultan Alauddin 2, kegiatan berlangsung tanpa sekat formal. Sebanyak 13 Ketua RW, 53 Ketua RT, serta Lurah Mangasa hadir menyampaikan dinamika lingkungan yang mereka hadapi sehari-hari.

Kelurahan Mangasa diketahui dihuni sekitar 24.332 jiwa dan menjadi wilayah terpadat kedua di Kecamatan Tamalate. Kepadatan ini dinilai berbanding lurus dengan tingginya potensi persoalan sosial jika tidak dikelola secara bijak dan cepat.

Dalam dialog tersebut, Kompol Thamrin menekankan bahwa keamanan lingkungan tidak bisa dibangun dari balik meja. Ia mengajak RT dan RW menghidupkan kembali nilai Sipakatau, Sipakalabbiri, dan Siapakainga sebagai fondasi penyelesaian masalah sosial.

Menurutnya, RT dan RW adalah pihak yang paling memahami denyut persoalan warga.

Penyelesaian secara kekeluargaan dan musyawarah harus menjadi langkah awal sebelum persoalan meluas ke ranah hukum.

“Kami tidak ingin polisi datang hanya saat masalah sudah besar. Pencegahan dimulai dari komunikasi dan saling mengingatkan,” ujar Thamrin.

Ia menegaskan, kepolisian membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan lebih cepat dan manusiawi.

Melalui Tudang Sipulung ini, Kapolsek Tamalate berharap terbangun hubungan yang lebih dekat antara aparat dan warga, sehingga keamanan lingkungan dapat dijaga secara bersama dan berkelanjutan. (**)

 

 

 

 

Pos terkait