Kumbanews.com – Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Universitas Wira Bhakti menggelar aksi di Fly Over Jalan Urip Sumoharjo–AP Pettarani, Senin (2/3/2026) sore. Massa berorasi di atas mobil sambil membakar ban sebagai bentuk protes terhadap tindakan aparat yang dinilai represif.
Jenderal Lapangan Aliansi, Ibnu, menegaskan, Presiden Republik Indonesia harus segera mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Ia menyebut langkah itu penting untuk menegakkan pertanggungjawaban aparat dan melindungi hak asasi manusia.
Sorotan utama Aliansi meliputi kasus anggota Brimob yang menewaskan pelajar 14 tahun di Tual, dugaan praktik setoran mingguan di Polres Toraja Utara, serta respons represif aparat terhadap demonstrasi Agustus 2025. Ketimpangan pendidikan, polemik Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan juga dianggap masalah sistemik.
Aliansi menuntut reformasi total di Polri agar lebih profesional dan humanis. Mereka juga meminta pendidikan setara, pemerataan fasilitas, audit anggaran transparan, pembebasan aktivis yang ditangkap, dan penghentian kriminalisasi gerakan rakyat.
Aksi berlangsung dramatis. Teriakan tuntutan bergema, asap hitam dari ban menambah intensitas demonstrasi. Ibnu menegaskan, perjuangan mahasiswa ini untuk menjaga demokrasi, menegakkan hak asasi manusia, dan memastikan negara hadir bagi rakyat.
Penulis: Aji Taruna





