Maros Matangkan Persiapan MTQ Sulsel 2026, 1.392 Peserta dan 184 Pemondokan Disiapkan

Pemkab Maros siapkan 184 pemondokan untuk 1.392 peserta MTQ Sulsel 2026 dari 24 daerah.(Istimewa)

Kumbanews.com – Pemerintah Kabupaten Maros memastikan kesiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang akan diikuti sebanyak 1.392 peserta dari 24 kabupaten/kota.

Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, mengatakan ajang ini menjadi momen penting bagi daerahnya, mengingat Maros terakhir menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi sekitar tiga dekade lalu.

Bacaan Lainnya

“Pembukaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada 12 April di Lapangan Pallantikang,” ujar Muetazim, Jumat (10/4).

Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan kafilah di Baruga Kantor Bupati Maros pada 10 April, serta pelantikan dewan hakim sebanyak 107 orang pada 11 April.

Memasuki tahap inti, perlombaan akan berlangsung pada 13 hingga 17 April dengan mempertandingkan 11 cabang lomba yang terbagi dalam 10 kategori.

Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan, panitia telah menyiapkan sejumlah lokasi lomba yang tersebar di berbagai titik, mulai dari kompleks perkantoran, masjid, hingga lembaga pendidikan.

Selain kesiapan teknis, Pemkab Maros juga menyiapkan akomodasi bagi seluruh peserta. Sebanyak 184 rumah warga disiapkan sebagai pemondokan yang tersebar di enam kecamatan.

“Kami siapkan delapan pemondokan untuk setiap kabupaten, tersebar di Kecamatan Turikale, Bantimurung, Maros Baru, Lau, Mandai, dan Marusu,” jelasnya.

Sebagai tuan rumah, Maros menargetkan sukses penyelenggaraan sekaligus prestasi dalam ajang tersebut.

“Target kami tidak hanya sukses pelaksanaan, tetapi juga sukses prestasi. Kami berharap Maros bisa meraih juara umum,” ungkap Muetazim.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad Nur Halik, menegaskan jumlah peserta mencapai 1.392 orang dengan berbagai cabang lomba yang akan digelar di sejumlah lokasi.

Ia merinci, beberapa cabang lomba seperti tilawah anak-anak dan 1 juz akan digelar di masjid, sementara cabang lainnya seperti hifzil Qur’an, tafsir, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an dipusatkan di fasilitas pendidikan dan pesantren.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pelaksanaan MTQ XXXIV Sulsel diharapkan berjalan lancar sekaligus menjadi ajang syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

 

Pos terkait