Kepala Sekolah SMP 1 Kendari: Belajar Online Jangan Bikin Siswa Stres

  • Whatsapp

Mahdin, S.Pd.M.Pd, Kepala Sekolah SMP 1 Kendari

 

Bacaan Lainnya

 

Kumbanews.com – Selama pandemi corona atau wabah Covid-19 yang masih belum menunjukkan tanda-tanda mulai membaik, seluruh aktivitas yang biasa dilakukan pada umumnya hanya dilakukan di rumah melalui sistem jejaring atau online. Tak terkecuali pendidikan yang ikut serta terkena dampak Covid-19 ini.

Implikasi kebijakan tersebut mengakibatkan perubahan yang luar biasa terhadap dunia pendidikan. Seluruh jenjang pendidikan ‘dipaksa’ bertransformasi untuk beradaptasi secara tiba-tiba drastis untuk melakukan pembelajaran dari rumah melalui media daring (online).

Tetapi ada kendala dalam melakukan pembelajaran melalui daring ini. Diantaranya jaringan internet yang lemah. Sistem pembelajaran daring dapat berjalan efektif jika jaringan internetnya bagus. Sebaliknya jika jaringan internetnya lemah atau jelek maka secara otomatis kegiatan pembelajaran daring akan terganggu.

Sementara itu kuota internet terbatas. orang tua yang terkena dampak COVID-19 pasti akan kesulitan untuk membeli quota internet. Terutama orang tua yang tidak memadai. Hal ini terjadi pada Siswa-siswi yang menuntut orang tua untuk selalu mengawasi dalam proses pembelajaran daring.

Kepala Sekolah SMP 1 Kendari mengatakan, dengan pengajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak, semestinya pembelajaran jarak jauh tidak membuat anak stres.

Karena itu yang selalu dikeluhkan siswa dan orangtua.

Anak anak tidak boleh diberikan tugas terlalu berat itu harus di hindari. Sehingga mereka bisa menyelesaikan tugasnya dengan santai dan mengamati pembelajaran itu.

“Karna kita harus memperagakan pembelajaran berbagai aspek bukan hanya pengetahuan disini termaksud bagaimana mereka menatap hidupnya melalui soal soal yang diberikan oleh guru sehingga dikatakan soal untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis.” Ucap Mahdin Kepala Sekolah SMP 1 Kendari, Kamis 17 September 2020.

“Saya mengharamkan untuk mengerjakan soal dibuku paket halaman sekian sampai halaman sekian itu tidak boleh terjadi Tutup”.Tutup Mahdin, S.Pd.M.Pd .

 

Penulis/Editor : Rahman

Pos terkait