MTQ Sulsel di Maros Libatkan 150 UMKM, Dorong Ekonomi Lokal

Pemkab Maros siapkan 150 tenant UMKM untuk meriahkan MTQ Sulsel dan dorong ekonomi. (Ilustrasi)

Kumbanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros membuka peluang bagi ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meramaikan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai tuan rumah, Pemkab Maros menyiapkan sedikitnya 150 tenant bagi pelaku UMKM. Lokasinya tersebar di kawasan utama kegiatan, seperti Jalan Boulevard dan Lapangan Pallantikan.

Bacaan Lainnya

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan dari total tersebut, sebanyak 110 tenant diperuntukkan bagi UMKM lokal. Sementara 40 tenant lainnya disediakan untuk pelaku usaha dari luar daerah.

“Ini bagian dari upaya mendorong pemerataan ekonomi sekaligus promosi produk daerah,” ujar Chaidir, Rabu (8/4/2026).

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Maros, Andi Syam Sophyan, menegaskan pihaknya telah menyiapkan penataan tenant secara terstruktur.

Penataan ini bertujuan agar aktivitas ekonomi selama MTQ berlangsung tertib dan nyaman bagi pengunjung.

Pemkab juga memberikan dukungan fasilitas bagi pelaku UMKM. Mulai dari tenda, listrik, hingga perlengkapan usaha. Selain itu, pemerintah daerah memberikan keringanan biaya khusus bagi UMKM lokal.

MTQ ke-34 Sulsel diprediksi dihadiri sekitar 3.000 hingga 4.000 peserta dari 24 kabupaten/kota. Kondisi ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Chaidir menegaskan, Pemkab Maros menargetkan dua keberhasilan sekaligus dalam pelaksanaan MTQ.

“Kita mengejar sukses sebagai tuan rumah dan sukses prestasi,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh jajaran Pemkab Maros akan memberikan dukungan penuh, termasuk mendorong keterlibatan UMKM agar merasakan langsung dampak ekonomi dari kegiatan tersebut.

Melalui pelibatan ratusan UMKM, MTQ tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat daya saing produk usaha kecil di Maros.

Pos terkait