Kumbanews.com – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama Ramadan kembali jadi perhatian. Skema kerja fleksibel ini dinilai memberi ruang bagi aparatur sipil negara menjalankan ibadah tanpa mengorbankan tugas pelayanan.
Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, menilai WFA menjelang mudik bisa menjadi langkah strategis jika dikelola dengan baik. Menurutnya, pola kerja ini berpotensi mengurai kepadatan arus mudik sekaligus memperpanjang perputaran ekonomi di daerah.
“WFA bisa jadi kebijakan cerdas bila pengaturannya tepat. Arus mudik lebih terdistribusi dan ekonomi daerah bergerak lebih lama,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Namun, politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengingatkan agar fleksibilitas tidak berdampak pada turunnya produktivitas aparatur dan kualitas pelayanan publik.
Ia menekankan, pemerintah perlu menyiapkan pengawasan serta aturan teknis yang jelas agar implementasi WFA selama Ramadan benar-benar efektif dan tidak menimbulkan persoalan baru.
Menurutnya, keseimbangan antara kekhusyukan ibadah, kelancaran mudik, dan optimalnya layanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama.





