Kumbanews.com – Korps Garda Revolusi Iran kembali mengklaim telah menembak jatuh jet tempur siluman F-35 Lightning II milik Amerika Serikat di wilayah tengah Iran, Jumat (3/4/2026).
Mengutip kantor berita semi-resmi Tasnim News Agency, pesawat tersebut dilaporkan hancur. Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait nasib pilot.
Klaim ini menjadi yang kedua sejak konflik Iran dengan AS dan Israel pecah pada 28 Februari. Sebelumnya, Iran juga mengaku menembak jatuh F-35 pada 19 Maret, namun dibantah oleh pihak Washington.
Sejauh ini, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi atas klaim terbaru tersebut.
Selain itu, Teheran juga mengklaim telah menjatuhkan jet tempur F-16 milik Israel. Kondisi ini menunjukkan eskalasi konflik yang semakin meningkat di kawasan Timur Tengah.
Sejak perang berlangsung, lebih dari 1.300 orang dilaporkan tewas, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal ke sejumlah target di Israel serta wilayah negara-negara Teluk yang menjadi basis militer AS.
Konflik berkepanjangan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga memicu krisis energi global serta gangguan pada sektor penerbangan internasional.





