Pelindo IV Tetap Survive Pacu Pertumbuhan Indonesia Timur Ditengah Covid-19

  • Whatsapp

Kumbanews.com – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) berusaha untuk tetap survive memacu pertumbuhan Indonesia Timur dengan terus melakukan pengembangan di sejumlah pelabuhan kelolaan meski ditengah pandemi Covid-19.

Direktur Teknik PT Pelindo IV, Prakosa Hadi Takariyanto mengemukakan, pihaknya sudah menargetkan produktivitas tahun ini tidak turun. “Sehingga meskipun ditengah pandemi Covid-19, kami tetap melakukan pengembangan di sejumlah pelabuhan kelolaan sesuai program yang telah disusun,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pihaknya tegas dia, tetap berkomitmen dan melakukan pembangunan infrastruktur maupun penambahan peralatan di sejumlah pelabuhan sesuai target investasi yang ditetapkan.

“Sejumlah proyek pengembangan tetap berjalan, tentunya kami dari manajemen juga tetap mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19, terutama bagi karyawan atau siapapun yang bertugas di lapangan,” jelasnya.

Sebagai kelanjutan dari pengembangan yang dilakukan manajemen Perseroan, tahun ini pihaknya juga akan mendatangkan sejumlah alat untuk ditempatkan di beberapa pelabuhan kelolaan.

“Total ada 6 unit alat yang akan kami datangkan, yakni 4 unit alat RTG (Rubber Tyred Gantry) dan 2 unit CC (Container Crane),” sebut Prakosa.

Senior Vice President of Port Equipment PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah menuturkan bahwa di awal Agustus nanti pihaknya memang akan mendatangkan 4 unit alat RTG dan 2 unit CC.

“Dengan rincian, 2 unit RTG dan 2 unit CC untuk di Pelabuhan Sorong, serta 2 unit RTG untuk di Terminal Petikemas Bitung (TPB),” kata Muhajir.

Dia menyebutkan, kedatangan 6 unit alat yang akan semakin meningkatkan produktivitas di Pelabuhan Sorong dan TPB di era New Normal ini adalah juga bagian dari rencana investasi tahun ini.

“Keenam unit alat tersebut dibeli dengan anggaran internal perusahaan sebesar Rp160 miliar,” kata Muhajir.

“Walaupun saat ini masih berlangsung wabah Virus Corona, tetapi Pelindo IV berusaha untuk tetap survive demi memacu pertumbuhan Indonesia Timur,” tukasnya.(*)

Pos terkait