Pemkot Makassar Gandeng PSM, Lontara+ Disiapkan Jadi Kanal Promosi Tiket dan Jersey

Kolaborasi digital dibahas langsung Wali Kota Munafri Arifuddin dan manajemen PSM di Balaikota.

Kumbanews.com – Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan PSM Makassar untuk memperkuat promosi digital melalui aplikasi Lontara+.

Bacaan Lainnya

Pembahasan kerja sama itu berlangsung dalam pertemuan manajemen PSM bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balaikota, Senin (23/2/2026).

Direktur Komersial PSM, Hafit Timor Mas’ud, mengatakan kolaborasi bisa dilakukan dari sisi paparan media hingga aktivasi komunitas. Dengan basis pendukung PSM yang besar dan kekuatan media sosial klub, promosi melalui Lontara+ dinilai berpotensi menjangkau lebih luas masyarakat Makassar.

“Kami melihat Lontara+ punya potensi besar. Pola kerja samanya bisa beragam, mulai dari penjualan jersey hingga tiket pertandingan, meski laga digelar di Parepare. Ini momentum mengajak fans menggunakan Lontara+,” ujarnya.

Uji Coba Pertengahan Tahun

PSM menargetkan uji coba integrasi layanan bisa dilakukan pertengahan tahun ini sebelum musim kompetisi berakhir. Ke depan, jika pembangunan Stadion Untia Makassar rampung, potensi promosi digital melalui Lontara+ disebut akan semakin terbuka.

Menanggapi hal tersebut, Munafri menyambut baik rencana sinergi dengan klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu. Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah strategis yang saling menguatkan antara pemerintah dan dunia olahraga.

“Promosi lewat eksposur media sering kali membutuhkan biaya besar. Dengan aktivasi berbasis Lontara+, value promosi bisa dihitung lebih terukur,” kata Munafri.

Ia menegaskan, skema kerja sama akan dibahas lebih teknis bersama dinas terkait agar sesuai regulasi dan memberikan dampak konkret bagi masyarakat.

Fitur Khusus untuk Fans PSM

Kepala Dinas Kominfo Makassar, Muhammad Roem, menambahkan Lontara+ siap membuka ruang kolaborasi, termasuk menghadirkan fitur pendukung promosi PSM.

Menurutnya, integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah unduhan dan penggunaan aktif Lontara+, khususnya di kalangan suporter PSM.

“Dengan hadirnya fitur promosi PSM, Lontara+ tidak hanya memuat layanan publik dan wisata, tapi juga unsur kebanggaan sepak bola warga Makassar,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara pemerintah daerah dan klub sepak bola dalam memaksimalkan promosi digital berbasis komunitas.

 

 

Pos terkait