Kumbanews.com – Tim SAR gabungan kembali menemukan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Korban kedua yang ditemukan berjenis kelamin perempuan berada di tebing curam dengan perkiraan kedalaman 500 meter dari puncak.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, memastikan kondisi korban meninggal dunia. “Fokus kami saat ini adalah evakuasi korban dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” katanya, Senin (19/1/2026). Identitas korban akan diumumkan resmi oleh tim DVI Polri.
Operasi pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat, menghadapi medan ekstrem dan cuaca buruk. Sebelumnya, tim menemukan korban pertama, seorang laki-laki, di koordinat 04°54’44” S dan 119°44’48” E.
Tim SAR dibagi dalam beberapa unit Search and Rescue (SRU). SRU 1 turun ke arah barat dengan teknik tali, SRU 3 berada di puncak dan menemukan serpihan pesawat, termasuk rangka, kursi, dan lokasi mesin. Sementara SRU 4 tidak menemukan akses aman dan diarahkan kembali ke posko.
Cuaca hujan lebat dan kabut tebal membatasi jarak pandang hingga lima meter, memperlambat proses evakuasi. Meski demikian, tim tetap melanjutkan operasi demi menyelamatkan korban dan mengamankan puing pesawat.





