Usaha Baju Pengantin Menjadi Pilihan Utama Pengusaha Muda Ini di Masa Pandemi

  • Whatsapp

Kumbanews.com –  Corona virus atau yang lebih dikenal dengan sebutan Covid-19 yang melanda Dunia sejak akhir Tahun 2019 telah mengguncang perekonomian Dunia dan hal ini juga sangat berdampak di Indonesia. Akibat dari keganasan virus ini, perusahaan-perusahaan kecil hingga yang besar terjadi PHK yang membuat Masyarakat resah dan sangat berdampak terhadap perekonomian Masyarakat.

Dengan melihat peluang dan mengandalkan peruntungannya, Ervika Widyasari, pengusaha Muda dari Kota Makassar mencoba membuka peluang usaha. Dari beberapa jenis usaha yang ada, wanita yang kelahiran 10 July 1978 ini mencoba peruntungannya dengan memilih untuk membuka usaha rias, baju dan beberapa perlengkapan pengantin.

Bacaan Lainnya

“Usaha baju pengantin merupakan usaha yang bermasyarakat dan sangat simpel serta menggunakan modal yang masih terjangkau, sehingga saya memilih usaha tersebut dari sekian banyaknya usaha”, ungkap Ervika saat diwawancarai awak media ini, Sabtu (20/11-2021).

Selain itu Ervika juga mengatakan untuk menarik minat para pengguna jasa perlengkapan pengantin, ia memberikan harga yang sangat terjangkau serta menjanjikan pelayanan yang extra dengan mengandalkan keterampilan yang profesional dalam memoles wajah yang akan menggunakan jasa usahanya.

“Keterampilan dan pelayanan yang profesional menjadi tujuan utama kami dalam memanjakan pengguna jasa perlengkapan pengantin kami”, pungkasnya.

Sekilas bio data dari Ervika :

Nama : Ervika Widyasari, SH

Pendidikan

1. SD Mallengkeri II, Makassar

2. SMP Neg. 24, Makassar,

3. SMU Gunung Sari, Makassar,

4. Diploma 3 (D3), Kesekretariatan, Universitas Hasanuddin

5. Strata satu (S1), Ilmu Hukum, Universitas 45

Alamat rumah : jl. Muhajirin II lr 2 B no7, kota Makassar

Nama Usaha : Rumah Pengantin VK

Alamat tempat usaha :

Jl. Mustapa DG. Bunga

Komp ruko bumi Samata permai no. 1

No telepon : 0853-4071-4445

Nama ibu : A. Kalsum.

Nama ayah : ABD. Latief Bonto Tiro

 

 

Pos terkait