Kumbanews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba menindaklanjuti arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan yang disampaikan melalui rapat virtual, Rabu (22/4). Sebagai tindak lanjut, jajaran Rutan Masamba menggelar penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bagi seluruh pegawai di Aula Rutan Masamba, Kamis (23/4).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Masamba, Syamsul Bahri, S.H., M.H., didampingi pejabat struktural, serta diikuti oleh staf, petugas pengamanan, hingga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Dalam arahannya, Karutan menegaskan pentingnya kewaspadaan dan ketelitian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Saya minta kepada KPR, staf, dan seluruh jajaran agar selalu melihat situasi dan kondisi. Jangan sampai ada hal yang terlewat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendataan dan pengenalan warga binaan baru secara optimal, termasuk pemanfaatan masa observasi di kamar mapenaling selama 14 hari sebagai tahap adaptasi awal di lingkungan rutan.
Selain itu, Karutan mengingatkan seluruh pegawai untuk aktif mengikuti kegiatan virtual dari pimpinan pusat guna menyerap informasi dan kebijakan terbaru. Dari sisi pengamanan, ia menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk kekerasan kepada warga binaan.
“Petugas pengamanan tidak boleh melakukan kekerasan kepada warga binaan,” ujarnya menegaskan.
Ia juga meminta Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) untuk rutin melakukan kontrol ke blok hunian sebagai bagian dari fungsi pengawasan.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) menekankan disiplin petugas jaga, termasuk larangan meninggalkan pos komandan jaga, ketertiban bunyi lonceng sesuai prosedur, serta pelaksanaan penggeledahan rutin minimal dua kali dalam seminggu.
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan menyoroti pentingnya respons cepat terhadap warga binaan yang sakit melalui koordinasi petugas jaga dan tim kesehatan. Ia juga mengapresiasi kinerja humas yang dinilai aktif dalam publikasi kegiatan positif.
Dari sisi pengelolaan, Kepala Sub Seksi Pengelolaan mengingatkan kedisiplinan pegawai serta mendorong pengembangan karier melalui uji kompetensi bagi pegawai yang memenuhi syarat.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara pegawai dan pimpinan, sehingga memberikan ruang klarifikasi terhadap pelaksanaan tugas di lapangan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh antusiasme.





