Warga Bantaeng Kesulitan Air  Bersih Pasca Banjir,  ACT Sulsel Segera Salurkan Bantuan

  • Whatsapp

Kumbanews.com – Daerah yang dikenal dengan keindahan penataan dan tata kelola wilayah-nya, dimana telah mendapatkan berbagai apresiasi atau penghargaan dari pemerintah baik secara lokal maupun skala nasional. Kini dilanda suatu musibah yang mengejutkan masyarakat setempat, tepatnya pada Jum’at 12 Juni 2020 banjir bandang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Bantaeng.

Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut membuat masyarakat setempat tak mengira bahwa hujan yang tak berlangsung lama dapat menyebabkan banjir dengan ketinggian air hingga 2 meter. Bahkan, di titik tertentu seperti di Jalan Lorong Sunyi dan Jalan T. A. Gani mencapai ketinggian sampai 3 meter.

Bacaan Lainnya

Menurut relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama jaringan kerelawanan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan yang terlibat di lokasi kejadian menyebutkan bahwa faktor terjadinya banjir bandang disebabkan karena curah hujan yang tinggi sehingga meluapnya Sungai Calendu dan jebolnya Cekdam Balang Sikuyu.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bantaeng kerugian akibat banjir mencapai angka Rp. 33 Milyar yang terdiri rusaknya rumah warga, fasilitas umum, pertokoan dan perkantoran pemerintah hingga swasta.

Sebagai bentuk ikhtiar membantu saudara sebangsa, sejak awal terjadinya banjir hingga fase recovery saat ini, tim Relawan ACT MRI Sulsel terus mendampingi warga terdampak dengan beberapa program kemanusiaan salah satunya yaitu Program Distribusi Air Bersih. Hingga beberapa hari kedepan, sebanyak 5.000 liter air bersih setiap harinya akan disalurkan kepada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat rusaknya saluran PDAM pasca banjir, misalnya di Kampung Pa’rang dan Kampung Tino. (*)

Pos terkait