Kumbanews.com – Pemerintah Kota Makassar memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia.
Kesepakatan tersebut diteken langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Rektor ITB Nobel Indonesia Makassar, Badaruddin, disaksikan jajaran pimpinan kampus serta perangkat daerah lingkup Pemkot Makassar, Kamis (2/4/2026).
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Makassar dalam mendorong pembangunan berbasis kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis.
Munafri menegaskan, sinergi dengan kampus merupakan langkah konkret dalam mewujudkan amanat konstitusi, terutama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Munafri.
Menurutnya, kompleksitas persoalan perkotaan tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak, termasuk akademisi, menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
Ia juga membuka ruang kolaborasi lebih luas antara ITB Nobel dengan organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam pengembangan inovasi dan program strategis daerah.
“Potensi akademisi dan praktisi di ITB Nobel diharapkan dapat mendukung berbagai program pemerintah,” katanya.
Munafri menekankan, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan semata, tetapi harus berlanjut pada aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya yakin perjanjian ini segera diwujudkan dalam program konkret di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor ITB Nobel Indonesia Makassar, Badaruddin, menyebut Pemkot Makassar sebagai mitra penting dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan penelitian.
Ia mengungkapkan, kerja sama dengan sejumlah OPD sebelumnya telah berjalan, termasuk kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).
“Kami siap memperluas kolaborasi, karena dosen dan mahasiswa memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam penelitian dan pengabdian,” ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan kota, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Makassar.





