Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, Materi Stand Up Comedy Jadi Sorotan

Pandji Pragiwaksono datang ke rumah duka untuk memberi penghormatan terakhir kepada almarhum Gustiwiw. Ia dengar kabar duka justru dari medsos. (Foto: Istimewa)

Kumbanews.com – Pandji Pragiwaksono menerima laporan dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (AMNU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah (AMM) yang teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Pelapor, Rizki Abdul Rahman Wahid, menilai materi stand up comedy Pandji merendahkan martabat organisasi keagamaan dan menyinggung perasaan warga NU.

Dalam materi yang dibawakan di acara Mens Rea, Pandji disebut menyampaikan narasi yang menggambarkan NU dan Muhammadiyah seolah-olah terlibat praktik politik balas budi hingga memperoleh pengelolaan tambang. Selain itu, Pandji juga menyinggung nilai-nilai ibadah dalam Islam dan menyampaikan pernyataan bernuansa stereotip terhadap kelompok etnis Sunda.

Bacaan Lainnya

“Rangkaian pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan kebencian, merendahkan nilai-nilai agama Islam, dan mendiskreditkan kelompok etnis tertentu,” ujar Rizki. Pelapor pun menduga adanya unsur ujaran kebencian dan kemudian membuat laporan ke SPKT Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan.

Polda Metro Jaya membenarkan laporan itu dan menyatakan sedang menyelidiki kasus tersebut. Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyebut penyidik akan meminta keterangan pelapor sekaligus menganalisis barang bukti, termasuk rekaman video materi stand up comedy yang dipersoalkan.

Sementara itu, Pandji Pragiwaksono mengunggah story di Instagram untuk menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan publik. Ia memastikan dirinya dalam keadaan baik dan sedang berada di New York bersama keluarga.

“Hai apakabar Indonesia, gue cuma mau bilang terima kasih untuk dukungannya, untuk doanya, banyak banget yang ngedoain yang baik-baik ke gua,” kata Pandji. Ia juga mendoakan agar semua baik-baik saja dan menyampaikan apresiasi terhadap pencinta stand up comedy.

Pandji telah beberapa kali menuai kontroversi terkait pernyataannya tentang politik dan materi komedi. Polda Metro Jaya menegaskan proses hukum akan berjalan transparan, dan masyarakat diimbau tetap bijak menyampaikan informasi. (***)

Pos terkait