Isu Pajak Kripto 0 Persen ala Donald Trump Picu Lonjakan Harga Bitcoin

Isu pajak 0 persen untuk kripto di AS memicu penguatan harga Bitcoin dan menggairahkan pasar aset digital. (Ilustrasi)

Kumbanews.com – Kabar mengenai wacana pajak 0 persen untuk transaksi aset kripto di Amerika Serikat mendadak mengguncang pasar. Isu yang beredar luas di media sosial menyebut Presiden AS, Donald Trump, mendukung skema pajak nol persen bagi kripto.

Meski belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih, rumor tersebut telanjur memantik optimisme pelaku pasar. Sentimen positif langsung terasa di berbagai platform perdagangan aset digital.

Bacaan Lainnya

Data dari CoinMarketCap menunjukkan harga Bitcoin naik 3,76 persen dalam 24 jam terakhir ke level 65.331 dolar AS pada Rabu (25/2/2026). Kenaikan ini turut mendorong kapitalisasi pasar kripto global yang menguat 3,16 persen.

Platform analis kripto DeFiTracer bahkan mengklaim kebijakan pajak nol persen berpotensi menyuntikkan lebih dari 500 miliar dolar AS ke pasar. Namun, klaim tersebut belum terverifikasi.

Menariknya, pergerakan Bitcoin saat ini tercatat memiliki korelasi tinggi dengan pasar saham AS. Hubungannya mencapai 94,8 persen terhadap indeks S&P 500, yang tercermin melalui ETF SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY). Artinya, selain rumor pajak, faktor makroekonomi global juga berperan besar dalam menentukan arah harga.

Secara teknikal, Bitcoin masih berada dalam tren menurun karena bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama. Namun indikator RSI 14 hari berada di level 30,87 atau mendekati area jenuh jual (oversold), yang membuka peluang terjadinya pantulan jangka pendek.

Jika mampu bertahan di atas 64.000 dolar AS, Bitcoin berpotensi menguji resistance di kisaran 66.535 dolar AS. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali menguat, harga bisa turun menguji level 60.074 dolar AS.

 

 

Pos terkait