Suami Digaet, Nuraeni Malah Diancam Akan Dibunuh

  • Whatsapp

Kumbanews.com- Pengancaman yang dilakukan Emirati terhadap Nuraeni melalui media sosial (medsos) berbuntut panjang. Korban pun akan melaporkan Emirati ke polisi.

Pasalnya, Nuraeni yang sering disapa Eni ini tidak terima kalau dirinya diancam akan dipisahkan lehernya dari badannya jika masih sering menelpon ke orang tua Emirati.

Bacaan Lainnya

Kronologis hingga terjadi pengancaman yakni, Nuraeni yang sedang dalam proses perceraian dengan suaminya, Firman di Pengadilan Agama Bulukumba diduga menjalin hubungan asmara dengan Emirati.

Karena asmara yang dijalin antara Firman dengan Emirati yang biasa disapa Emi tercium oleh Eni, akhirnya Eni menelpon orang tua Emi. Dengan tujuan agar orang tua Emi menasehati anaknya.

Namun, balasan yang diterima Eni di telepon genggamnya melalui Short Message Service (SMS) dari Emi mengancam Eni dengan kata kata kasar.

“Ini SMS-nya pak, dia mengancam saya akan memisahkan leher saya jika masih menelpon ke orang tuanya,” beber Eni baru baru ini.

Sambung Eni, ia diceraikan lantaran suaminya menjalin hubungan asmara dengan Emi. Ini dibuktikan setelah suaminya seringkali bertemu dengan Emi di Makassar, serta bukti beberapa percakapan di medsos.

Dikonfirmasi terpisah, Emirati yang kesehariannya sebagai dosen honor di salah satu perguruan tinggi di Bulukumba mengatakan, jika dirinya tidak merasa pernah mengancam korban. Bahkan ia membandingkan dari paras dan tampangnya, tidak mungkin melakukan pengancaman.

“Tampang saya memang ada potensi ya mengancam orang. Saya tidak tau kalau akan sepanjang ini kasusnya. Bahkan saya sering diteror sama dia,” ujar Emirati.

Memang, kata Emi, dia senang jika diberhentikan dari kampus, itu intinya. Dirinya mengerti kalau dia ditinggalkan oleh suaminya, tapi ranahnya kemana. Saya mau dilapor ke polisi sementara yang berkasus dia dengan suaminya.

Emi pun tidak berkomentar setelah ditanya soal hubungan asmara antara suami Eni (Firman) dan dirinya. Bahkan dirinya mengaku lebih menguntungkan jika dia dilapor daripada diberitakan di media.

Rencananya, kasus pengancaman ini akan ke ranah hukum. Eni tidak akan tinggal diam, ia merasa harga dirinya tercabik cabik, dimana suaminya sudah digaet, malah diancam lagi untuk dibunuh.(bs)

Pos terkait